Share :
Facebook
Twitter
WhatsApp

Banyak orang mengira kekayaan akan terus tumbuh selama penghasilan meningkat. Namun dalam Islam, ada satu praktik yang justru membuat harta kehilangan keberkahannya, meski secara angka terlihat bertambah. Inilah realita pahit yang sering luput disadari banyak keluarga muslim hari ini akibat riba.

riba

Harta Riba Tidak Pernah Benar-Benar Bertambah

Allah menjelaskan bahwa harta yang diperoleh dari praktik ribawi tidak akan membawa pertumbuhan hakiki. Secara kasat mata mungkin terlihat aman, cicilan berjalan, aset bertambah. Namun keberkahan dicabut: ketenangan berkurang, kebutuhan tak pernah cukup, dan masalah datang silih berganti.

Banyak orang merasa penghasilannya besar, tetapi selalu habis untuk hal tak terduga. Dalam Islam, ini bukan kebetulan. Ketika sumbernya tidak halal, keberkahan pun terangkat. Harta seperti ini tidak menguatkan keluarga, justru melemahkan jiwa dan rasa syukur.

Pelaku Riba Diperangi Allah dan Rasul-Nya

Dalam Al-Qur’an disebutkan dengan tegas bahwa pelaku praktik ini berada dalam posisi yang sangat berbahaya, bahkan disebutkan adanya “perang” dari Allah dan Rasul-Nya. Ini adalah peringatan keras yang jarang disematkan pada dosa lain.

Bayangkan, sebuah transaksi yang terlihat “biasa” di dunia, ternyata berdampak sangat besar di akhirat. Bukan hanya urusan ekonomi, tetapi menyangkut hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya. Tak heran jika hidup terasa sempit meski secara materi terlihat lapang.

Termasuk Tujuh Dosa yang Membinasakan

Dalam hadits, praktik ini masuk ke dalam tujuh dosa besar yang membinasakan. Artinya, dampaknya bukan hanya jangka pendek, tetapi bisa merusak kehidupan dunia dan akhirat.

Ketika seseorang terus bertahan dalam sistem yang diharamkan, tanpa usaha untuk keluar, maka dosanya terus mengalir. Ini menjadi ancaman serius bagi siapa pun yang ingin membangun keluarga yang sholeh dan masa depan yang tenang.

Maraknya Riba, Datangnya Adzab Allah

Para ulama menjelaskan, ketika praktik ribawi merajalela dan dianggap wajar, maka itu menjadi tanda dihalalkannya adzab Allah. Bukan selalu berupa bencana besar, tetapi bisa berupa keresahan hidup, konflik keluarga, dan hilangnya rasa aman.

Di sinilah pentingnya memilih jalan yang bersih sejak awal, terutama dalam urusan besar seperti kepemilikan hunian. Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi fondasi ibadah dan pendidikan akhlak keluarga.

Memilih skema syariah bukan hanya soal menghindari dosa, tetapi juga ikhtiar menjaga keberkahan hidup. Tanpa bunga, tanpa denda, tanpa ketakutan sita—lebih menenangkan hati dan selaras dengan nilai Islam.

Skema syariah seperti ini membuat transaksi hunian menjadi lebih manusiawi, lebih aman, dan lebih sesuai tuntunan syariah. Kunjungi Royal Hillside Villa untuk perumahan syariah baru yang launching di Cimahi, eksklusif dilengkapi dengan fasilitas clubhouse. Kemudian ada juga Royal Orchid Village Ciwidey khusus bagi Anda yang memiliki hobi berwisata, lokasi yang strategis di area wisata Ciwidey. “Kami Jagonya Bikin Rumah Tanpa Bank” kami bantu Anda punya aset rumah dengan skema 100% syariah (Tanpa Bunga, Tanpa BI Checking, Tanpa Denda).

Compare listings

Compare