Share :
Facebook
Twitter
WhatsApp

Banyak orang masih menunda membeli properti (rumah) dengan alasan harga yang terus naik atau menunggu waktu yang tepat. Padahal, semakin ditunda justru membuat modal yang dibutuhkan kian besar. Dalam kondisi ekonomi apapun, properti tetap menjadi salah satu instrumen investasi paling aman dan menjanjikan.

rumah

Nilainya Terus Meningkat Setiap Tahun

Berdasarkan data Bank Indonesia, rata-rata kenaikan harga properti di kawasan perkotaan mencapai 5–10% setiap tahunnya. Bahkan di daerah dengan perkembangan pesat seperti Bandung, Cimahi, atau Jabodetabek, pertumbuhan bisa lebih tinggi lagi. Artinya, jika seseorang membeli properti hari ini dengan harga Rp500 juta, dalam lima tahun ke depan nilainya bisa melampaui Rp750 juta. Kenaikan ini menunjukkan properti tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga aset yang nilainya jarang sekali menurun.

Instrumen Jangka Panjang yang Aman

Berbeda dengan saham atau kripto yang fluktuasinya tinggi, properti memberikan rasa aman karena nilainya cenderung stabil. Dalam kondisi krisis sekalipun, kebutuhan akan hunian tetap ada. Itulah sebabnya properti disebut sebagai safe haven—instrumen yang bisa melindungi kekayaan dari inflasi. Bahkan, di saat harga barang-barang pokok naik, justru harga tanah dan bangunan ikut terkerek naik sehingga memberikan keuntungan ganda bagi pemiliknya.

Rumah Punya Capital Gain yang Menggiurkan

Selain kenaikan nilai, properti juga memberikan capital gain yang nyata. Misalnya, pembelian lahan atau unit perumahan pada tahap awal proyek biasanya ditawarkan dengan harga lebih rendah. Setelah pembangunan selesai atau kawasan berkembang, harganya bisa melonjak hingga 30–50%. Potensi ini membuat investor yang jeli bisa meraih keuntungan signifikan dalam waktu singkat.

Rumah Bisa Dilihat dan Dirasakan Secara Fisik

Investasi lain biasanya hanya berbentuk angka di layar gadget, sementara properti dapat dilihat, disentuh, dan ditempati. Hal ini memberikan rasa kepastian serta kenyamanan tersendiri bagi pemiliknya. Selain itu, keberadaan properti juga bisa dimanfaatkan, baik untuk ditinggali, disewakan, maupun dijadikan aset usaha. Jadi, selain nilai yang terus naik, ada manfaat langsung yang bisa dirasakan.

Aset yang Bisa Dijadikan Jaminan

Kelebihan lain adalah properti bisa dipakai sebagai agunan pinjaman. Bank atau lembaga keuangan umumnya percaya diri menerima sertifikat tanah atau bangunan sebagai jaminan karena nilainya kuat. Hal ini menjadikan properti bukan hanya alat penyimpanan kekayaan, tetapi juga membuka akses terhadap modal tambahan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.


Kesimpulan

Membeli properti di era sekarang bukan sekadar memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga langkah cerdas untuk membangun kekayaan jangka panjang. Nilainya yang terus meningkat, aman dari inflasi, serta bisa memberikan capital gain besar menjadikannya instrumen investasi unggulan. Semakin cepat dimulai, semakin besar pula keuntungan yang akan diraih.

Kunjungi Royal Hillside Villa untuk perumahan baru yang launching di Cimahi, eksklusif dilengkapi dengan fasilitas clubhouse. Kemudian ada juga Royal Orchid Village Ciwidey khusus bagi Anda yang memiliki hobi berwisata, lokasi yang strategis di area wisata Ciwidey. “Kami Jagonya Bikin Rumah Tanpa Bank” kami bantu Anda punya aset rumah dengan skema 100% syariah (Tanpa Bunga, Tanpa BI Checking, Tanpa Denda).

Compare listings

Compare