News

Back

Awas Riba yang Terselubung, Teliti sebelum Bertransaksi!

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Allah memerangi Yahudi, sesungguhnya Allah telah mengharamkan atas mereka lemak bangkai, namun mereka (siasati dengan) mencairkan lalu mereka jual dan mereka memakan hasil penjualannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Sungguh, akan ada sekelompok manusia di kalangan ummatku yang meminum khamr dan mereka menamakannya dengan selain namanya.” (HR Ahmad, Abu Daud dan Ibnu Majah)

“Akan datang suatu saat nanti kepada ummat ini tatkala orang-orang menghalalkan riba dengan dalih perdagangan.” (HR Ibnu Bathah)

Seperti yang sudah dikabarkan oleh Nabi, saat ini terpapar luas transaksi-transaksi yang mengakali agar riba ini tidak nampak jelas. Dari penamaan bunga bank yang sebenarnya riba, adalah salah satu contoh nya. Misal, bank promosi dengan promosi bulan ini, bunga atau interest 10% per bulan, setiap kita tidak sadar kalau sebenarnya itu adalah riba. Lain halnya kalau bank jelas menulis dalam promosinya, "Menabunglah di tempat kami, maka kami akan berikan riba 10% per bulan". kalau promosi nya seperti yang barusan diinfo, apa kaum muslim masih minat untuk menabung di bank tersebut? Saya yakin tidak ada yang mau nabung. 

Banyak contoh lain yang menyamarkan riba dengan bentuk lain, seperti transaksi untuk mengambil KPR yang dibuat seakan-akan adalah transaksi jual beli, padahal aktualnya adalah transaksi hutang-piutang dengan adanya kelebihan dalam pembayaran, yang sebenarnya riba juga.

Jangan sampai kabar dari Nabi ini membuat kita justru membenarkan transaksi riba, menyengaja transaksi riba, menghalalkan transaksi riba, mengakali transaksi riba atau tidak berusaha menghindari transaksi riba. Teliti setiap transaksi perdagangan yang kita lakukan, lalu bedakan halal dan haramnya.

Gallery